Senin, 21 Januari 2019

Pengertian,fungsi,cara kerja,kekurangan dan kelebihan DHCP


DHCP-Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) merupakan service yang memungkinkan perangkat dapat mendistribusikan/assign IP Address secara otomatis pada host dalam sebuah jaringan. Cara kerjanya, DHCP Server akan memberikan response terhadap request yang dikirimkan oleh DHCP Client. 
Selain IP Address, DHCP juga mampu mendistribusikan informasi netmask, Default gateway, Konfigurasi DNS dan NTP Server serta masih banyak lagi custom option (tergantung apakah DHCP client bisa support). 

Mikrotik dapat digunakan sebagai DHCP Server maupun DHCP Client atau keduanya secara bersamaan. Sebagai contoh, misalnya kita berlangganan internet dari ISP A. ISP A tidak memberikan informasi IP statik yang harus dipasang pada perangkat kita, melainkan akan memberikan IP secara otomatis melalui proses DHCP.

Pengertian DHCP 

DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/serveryang dipakai untuk mempermudah pengalokasian IP Address pada satu jaringan. Jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan IP Address secara manual hal ini akan membuat anda kerepotan.

Fungsi DHCP

Fungsi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah untuk mendistribusikan IP address secara otomatis kepada setiap client yang terhubung dengan jaringan komputer dan memberikan kemudahan bagi seorang network administrator dalam mengelola jaringan komputer.


Cara kerja DHCP

Pada saat user menghidupkan komputernya dan menghubungkannya ke server yang menggunakan layanan DHCP, maka komputer tersebut otomatis meminta (request) alamat IP ke server. Kemudian server menjawab permintaan komputer tersebut dan memberikannya sebuah alamat IP.

proses-proses yang terjadi pada layanan DHCP sebagai berikut :
-IP Least Request
Komputer client meminta alamat IP ke server
-IP Least Offer
DHCP server yang memiliki list alamat IP memberikan penawaran kepada komputer client
-IP Lease Selection
Komputer client memilih/ menyeleksi penawaran yang pertama kali diberikan DHCP, kemudian melakukan broadcast dengan mengirim pesan bahwa komputer client menyetujui penawaran tersebut
-IP Lease Acknowledge
Pada tahap ini DHCP server menerima pesan tersebut dan mulai mengirim suatu paket acknowledge (DHCPACK) kepada client.
Paket tersebut berisi berapa lama komputer client bisa menggunakan alamat IP tersebut (yang diberikan DHCP server) beserta konfigurasi lainnya. Dan komputer client pun dapat terhubung ke jaringan.

KEKURANGAN DHCP SERVER

  • semua pemberian IP bergantung Pada servernya, Maka dari bila server mati maka semua computer akan selalu tidak terhubung/disconnect

KELEBIHAN DHCP SERVER

  • Mencegah akan terjadinya IP conflict
  • menghemat daya dan waktu pemberian IP.
  • mudah dalam transfer data kepada Pc server/Pc Client yang lainnya.
  • DHCP ini menyediakan alamat2 IP secara dinamis dan konfigurasi lain.

Minggu, 20 Januari 2019

IP ADDRESS


IP ADDRESS-Sama seperti manusia, komputer juga memiliki identitas yang membedakan satu komputer dengan komputer lainya. Identitas tersebut disebut sebagai IP Address. Kita yang bergelut dalam bidang jaringan komputer atau dunia internet tentu tidak asing dengan IP Address.
Jaringan komputer adalah salah satu bentuk jaringan telekomunikasi yang dihubungkan dengan beberapa komputer dengan tujuan memudahkan tukar-menukar data. Nah, IP Address bisa dikatakan sebagai identitas masing-masing komputer anggota dalam jaringan komputer, baik yang bertindak sebagai server atau sebagai anggota.
IP Address berbentuk susunan angka yang dikombinasikan dalam digit tertentu dan dipisahkan oleh tanda titik. Untuk menentukan IP Address pada masing-masing komputer diperlukan ilmu tertentu. Kali ini, kita cukup berkenalan dengan pengertian IP Address, fungsinya, serta apa saja kelas-kelas IP Address dalam suatu jaringan komputer.





Pengertian Ip Address

IP Address ( Internet Protocol Address ) merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Angka 32 bit digunakan untuk alamat IP Address versi IPv4 dan angka 128 bit digunakan untuk IP Address versi IPv6 untuk menunjukkan alamat dari komputer pada jaringan internet berbasis TCP/IP.
IP Address tersebut memiliki identitas numerik yang akan dilabelkan kepada suatu device seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.

Fungsi IP Address

1.IP Address digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan

Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. Dalam jaringan komputer pun berlaku hal yang sama yaitu alamat IP Address yang unik tersebut akan digunakan untuk mengenali sebuah komputer atau device pada jaringan.


2.IP Address digunakan sebagai alamat lokasi jaringan

Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP Address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.


Format IP address
IP address dinyatakan dalam struktur bilangan biner yang terdiri atas 32 bit dengan bentuk sebagai berikut.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Misalnya :

11000000000010100001111000000010

Agar kita mudah membaca IP address, maka 32 bit bilangan itu dibagi ke dalam 4 segmen yang masing-masing berisi 8 bit. Kedelapan bit itu bisa disebut oktat.
Selanjutnya, setiap oktat diterjemahkan ke dalam bilangan decimal. Misalnya :

11000000     =     192
00001010     =     10
00011110     =     30
00000010     =     2

Adapun nilai terbesar dari 8 bit adalah 11111111 atau sama dengan 225. Dengan demikian, jumlah IP address seluruhnya adalah 225 x 225 x 225 x 225.

Struktur IP address terdiri atas dua bagian yaitu bagian networkID dan hostID. NetworkIDmenunjukkan ID alamat jaringan tempat host-host berada, sedangkan hostID adalah bagian yang menunjukkan host itu berada. Sederhananya, networkID seperti nama jalan sedangkan hostID adalah nomor rumah dijalan tersebut.

Jenis IP Address

IP versi 4 (IPv4)

Internet protocol version 4 atau IPv4 terdiri dari 32-bit dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100, jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah IPv6.

IP versi 6 (IPv6)

IPv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan IPv4 yang hanya menggunakan 32 bit untuk menampung IP Address di seluruh dunia, semakin banyaknya pengguna jaringan internet dari hari ke hari di seluruh dunia IPv4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang dapat ditampungnya, untuk itulah IPv6 versi 128 bit diciptakan. Dengan kemampuanya yang jauh lebih besar dari IPv4 dinilai akan mampu menyediakan IP Address pada seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak.

IP Address dibagi kedalam 5 kelas, yakni kelas A, B, C, D dan E. Berikut penjelasannya :

1. IP Address Kelas A  

   IP Address kelas A merupakan kelas IP Address yang ditujukan untuk jaringan komputer yang punya jumlah host yang sangat banyak. Range atau rentang oktet pertama untuk IP Address kelas A adalah antara 1-126. IP Address kelas A memiliki 8 bit biner untuk Network ID nya , dan 24 bit biner sisanya merupakan Host ID nya.
      Untuk lebih jelas nya, perhatikan karakteristik dari IP Address Kelas A berikut :
Oktet pertama di isi angka antara 1-126
Jumlah Network ID sebanyak 126
Jumlah Host ID sebanyak 16 juta-an pada masing-masing Network ID
1 bit biner pertama PASTI bernilai 0
Subnet Mask default dari IP Address Kelas A adalah 255.0.0.0
Tabel IP Address Kelas A
Tabel Karakteristik IP Address Kelas A


Contoh IP Address Kelas A : 10.100.85.2
Network ID dari IP tersebut adalah 10 dan Host ID nya adalah 100.85.2


2. IP Address Kelas B


    IP Address kelas B merupakan kelas IP Address yang ditujukan untuk jaringan komputer skala sedang sampai besar. Range atau rentang oktet pertama untuk IP Address kelas B adalah antara 128-191. IP Address kelas C memiliki 16 bit biner untuk Network ID nya , dan 16 bit biner sisanya merupakan Host ID nya.
      Untuk lebih jelas nya, perhatikan karakteristik dari IP Address Kelas B berikut :
Oktet pertama di isi angka antara 128-191
Jumlah Network ID sebanyak 16.384
Jumlah Host ID lebih dari 65 ribu pada masing-masing Network ID
2 bit biner pertama PASTI bernilai 10
Subnet Mask default dari IP Address Kelas B adalah 255.255.0.0
Tabel IP Address Kelas B
Tabel Karakteristik IP Address Kelas B


Contoh IP Address Kelas B : 167.64.77.2
Network ID dari IP tersebut adalah 167.77 dan Host ID nya adalah 77.2


3. IP Address Kelas C


  Pada jaringan IP Address kelas C, 3 bit pertama dari IP Address adalah 110. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan network ID. Sedangkan 8 bit terakhir merupakan host ID. Maka pada kelas C terdapat lebih dari 2 juta network IP Address dengan jangkauan dari 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx.
Tabel IP Address Kelas C
Tabel Karakteristik IP Address Kelas C

Contoh IP Address Kelas C : 220.168.100.1

Network ID dari IP tersebut adalah 220.168.100 dan Host ID nya adalah 1



4. IP Address Kelas D 


Pada jaringan IP Address kelas D, 4 bit pertama dari IP Address ini adalah 1 1 1 0. Sedangkan bit sisanya digunakan untuk grup host pada jaringan dengan range IP antara 224.0.0.0 – 239.255.255.255. IP Address Kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu pemakaian aplikasi secara bersama-sama oleh sejumlah komputer.


Contoh IP Address Kelas D : 224.224.224.224

Tidak ada yang disebut Network ID maupun Host ID



5. IP Address Kelas E


    Pada jaringan IP Address kelas E, 4 bit pertama dari IP Address ini adalah 1 1 1 1. IP address kelas E mempunyai range antara 240.0.0.0 – 254.255.255.255. IP Address kelas E merupakan kelas IP address eksperimen yang dipersiapkan untuk peng¬gunaan IP Address di masa yang akan datang.

Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
4 bit pertama : 1111
Bit cadangan : 28 bit
Byte inisial : 248-255
Deskripsi : Kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental.